1. Macam tipe data dalam Java
Tipe data dalam Java dibagi menjadi dua kategori yaitu primitif dan komposit.
Tipe data Primitif
Tipe data Primitif adalah tipe data yang tidak diturunkan dari tipe data lain. Terdapat tiga kategori tipe data primitif yaitu:
a. Numerik (berupa integer dan floating point).
Data numerik digunakan untuk operasi perhitungan matematika, simbol bilangan menyatakan kuantitas kecuali penggunaan bilangan sebagai nomor misalnya nomor rumah, kodepos, nomor telepon.
Tipe data numerik dibagi 2 macam yaitu integer berfungsi untuk menyatakan suatu bilangan bulat dan floating point digunakan untuk menyatakan bilangan pecahan.
· Tipe data integer
Macam tipe data integer dalam Java adalah: byte, short, int, long, char.
Masing-masing berukuran 1 byte, 2 byte, 4 byte, 8 byte dan 2 byte.
· Tipe data floating point
Bilangan floating point juga disebut bilangan real untuk mengevaluasi ekspresi yang memiliki bagian pecahan. Terdapat dua macam tipe data floating point yaitu float (berukuran 4 byte) dan double (berukuran 8 byte).
b. Karakter
Merupakan tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai berupa karakter. Tipe data berupa huruf alphabet dan simbol numerik dengan kisaran nilai 0 sampai 65535. Tipe char dalam Java berbeda dengan pemrograman C/C++. Apa alasannya?? Kalau dalam pemrograman C/C++ tipe data char berukuran 8 bit. Sedangkan Java berukuran 16 bit dikarenakan Java dirancang untuk dapat diterapkan di berbagai platform dan menggunakan karakter Unicode.
Meskipun char bukan termasuk dalam integer, tapi kita masih bisa melakukan operasi terhadapnya seakan-akan tipe char adalah integer.
Untuk karakter yang tidak bisa diketikkan secara langsung dari keyboard Java menyediakan escape sequence sebagai berikut,diantaranya:
| Escape sequence | Keterangan |
| \’ | Petik tunggal |
| \” | Petik ganda |
| \\ | Backslash |
| \n | Baris baru |
| \t | Tab |
| \b | Backspace |
c. Boolean (true atau false)
Tipe Boolean adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika (benar atau salah). Tipe ini ditandai dengan kata kunci boolean. Nilai benar direpresentasikan dengan kata kunci true dan nilai salah dengan kata kunci false. Dalam Java nilai true dan false tidak bisa dikonversikan ke dalam numerik. Nilai true di Java tidak sama dengan 1 dan false tidak sama dengan nol (0).
Contoh:
boolean b;
b = 1; //salah
b = true ; //benar
b = 0 ; //salah
b = false ; //benar
Tipe data Komposit
Tipe data komposit terbentuk dari tipe data sederhana (byte, short, int, long, char, float, double, boolean). Macam tipe data komposit adalah:
1. String
2. Array
3. Class
4. Interface
2. Variabel
Variabel merupakan unit dasar yang diperlukan untuk menyimpan suatu nilai dengan tipe data tertentu.
Mendeklarasikan Variabel
Bentuk umum untuk mendeklarasikan variabel
|
· Nama variabel tidak boleh mengandung spasi
|
· Nama variabel tidak boleh berupa angka atau diawali angka (numerik)
|
· Nama variabel tidak boleh mengandung karakter, symbol, kecuali tanda $
|
· Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci yang sudah didefinisikan di Java
|
· Dalam satu blok nama variabel harus bersifat unik, berbeda dengan lainnya.
|
Inisialisasi variabel
Bentuk umum untuk inisialisasi nilai ke dalam variabel
|
Contoh :
Ketikkan program di bawah dan lakukan eksekusi program.
Amati dan pelajari hasilnya.
Typecasting
Typecasting adalah proses pemeranan (casting) tipe data dari satu tipe tertentu ke tipe data lainnya. Contoh memasukkan nilai bertipe int ke variabel yang dideklarasikan dengan tipe data long. Keduanya tidak kompatibel, maka secara eksplisit perlu dilakukan typecast terhadap variabel yang akan dikonversi tersebut.
Bentuk umum untuk typecasting
|
Tipetarget adalah tipe tujuan yang diinginkan.
Contoh:
int a = 257;
byte b = (byte) a; //typecasting dari int ke byte
hasilnya b akan bernilai 1. Mengapa??
Nilai ini adalah nilai sisa dari 257/256, nilai 256 adalah jumlah rentang nilai yang terdapat pada tipe data byte (dari -128 s.d 127).
/*Program 2-8*/
//contoh typecasting
class DemoKonversi{
public static void main (String [] args){
int a = 257;
double d = 274.5678;
//Typecasting dari int ke byte
byte b;
b = (byte)a;
System.out.println("Typecasting dari tipe int ke tipe byte ");
System.out.println("int : " +a);
System.out.println("byte : " +b);
//Typecasting dari tipe double ke tipe int
int x;
x = (int)d;
System.out.println("\nTypecasting dari tipe double " +
" ke tipe int");
System.out.println("double : " +d);
System.out.println("int : " +x);
//Typecasting dari tipe double ke tipe byte
b = (byte)d;
System.out.println("\nTypecasting dari tipe double " +
" ke tipe byte");
System.out.println("double : " +d);
System.out.println("int : " +b);
}
}


