google ads

Kamis, 17 Maret 2011

LINUX


LINUX
Linux adalah sistem operasi yang menyerupai sistem operasi Unix. Linux merupakan turunan dari Minix yaitu sebuah sistem operasi yang lebih kecil turunyan dari Unix. Linux di ciptakan oleh Linus B. Torvalds pada tahun 1991.
Pada awalnya Linux digunakan dalam mode Teks, dalam artian setiap perintah harus kita ketikkan melalui terminal konsole. Namun saat ini para developer Linux telah mengubah tampilan Linux dengan membuat antarmuka berbasis grafis(GUI). Sehinggan muncullah banyak windows manager seperti KDE, Gnome, Xfce, dll.
Di Linux kita mengenal istilah Distro. Distro adalah istilah untuk menyebut distribusi Linux. Karena sifatnya yang bebas dan kodenya yang terbuka, hal itu memungkinkan seseorang, komunitas pengembang, atau perusahaan membuat Linux versi mereka sendiri.
Linux menggunakan lisensi GPL (General Public License) dimana masyarakat dapat menggunakan Linux secara bebas dan mendapatkannya secara bebas pula. Di mana hal ini diatur oleh FSF (Free Software Foundation) yang mengeluarkan lisensi GPL.
Bagi seorang pemula seperti saya contohnya. Linux merupakan hal yang sulit untuk kita gunakan, karena selama ini kita selalu menggunakan windows, yang entah windows itu asli atau bajakan. Di sisi lain kita juga bingung untuk memakai Linux karena terdapat banyak Distro yang ada pa da Linux dan setiap Distri memiliki keunggulan – keunggulan tersendiri.
Salah satu yang menjadi ke khawatiran kita di windows adalah Virus, terdapat banyak sekali virus yang terdapat di windows. Lalu bagaimana dengan di Linux? Apakah di Linux juga terdapat Virus? Ok. Di Linux anda tidak akan banyak mendengar soal Virus, hal itu dikarenakan sistem Linux adalah turunan dari Unix yang terkenal stabil yang tidak mengijinkan user selain user yang memiliki akses Root yang dapat mengubah atau melakukan administrasi sistem. Itu mengapa kita tidak akan banyak mendengar tentang Virus di Linux.
Seperti halnya Windows, Linux juga disertai dengan banyak program di dalamnya. Di Linux juga terdapat banyak program, hampir dari seluruh kategoti program ada di linux seperti kategori Office, Multimedia, Internet, Games, Utility, dll. Sehingga anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi melainkan juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari – hari di Linux.
Alasan menggunakan linux
1. Kita bisa mempelajari isi sebuah program karena sebagian besar (tidaksemuanya) program Linux merupakan open source.
2. Kita bisa mendapatkan gratis (diluar biaya internet), kita bisa men-download file iso yang kemudian bisa kita ekstrak menjadi satu CD ROM atau malah DVD ROM. Pada distro Ubuntu, kita malah bisa minta kirim dari pembuatnya.
3. Jangan takut untuk kekurangan aplikasi sebagai pengganti aplikasi dari sistem operasi lain. Coba buka http://www.linuxrsp.ru/win-lin-soft/table-eng.html Anda akan melihat banyak sekali program yang sejenis yang bisa Anda pakai di Linux.
4. Didukung oleh komunitas. Jika Anda mau mencari di internet, banyak sekali mailing list dan forum yang berbicara dan berdiskusi tentang linux, kelebihan, kekurangan, kesulitan, kenyamanan dan lain sebagainya, akan dibicarakan disitu. Disamping itu juga website-website yang memberikan solusi tentang masalah Anda juga tersedia banyak.
5. Bebas Virus. Linux itu merupakan like-Unix, dan Unix itu bebas virus. Mengapa bebas virus ? Karena didalam sistem operasi Unix, setiapkali akan mengakses sistem, mengubah, menghapus, menambah bagian dari sistem, selalu diminta konfirmasi  password, sedangkan virus tidak tahu password sistem kecuali pemilik sistem tersebut. Jadi Linux bebas virus.
6. Linux bisa diinstal di mesin mana saja. Kalau Windows XP atau Windows Vista bila ingin diinstal disuatu mesin (komputer) maka akan mensyaratkat kondisi tertentu, misalnya harddisk minimal sekian, memory minimal sekian, procesor minimal sekian. Tetapi dengan Linux, kita bisa menyesuaikan dengan mesin yang akan diinstal. Kalau mesinnya sudah tua, maka yang diinstal adalah Linux yang kecil dan ringan, yang mempunyai kebutuhan dasar saja tetapi tetap mempunyai keunggulan sebagai sistem operasi Linux. Jika mesin tersebut mempunyai spesifikasi tinggi,bisa diinstal Linux yang berat dan mempunyai banyak keunggulan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menginstal linux di sebuah mesin.
7. Linux mempunyai banyak pilihan. Kita bisa memilih Linux menurut selera kita, banyak sekali distro (perusahaan yang menyediakan sistem operasi Linux) yang ada dimuka bumi ini. Kita tinggal memilih sesuai selera kita. Dan kita juga bisa memilih Linux menurut keperluan kita, misalnya kita bisa memilih Linux hanya untuk dipakai untuk keamanan sebuah sistem jaringan komputer.
8. Tampilan Linux tidak lagi mengecewakan. Tampilannya malah sudah mengalahkan windows XP dan hampir menyamai Mac OS X. Coba lihat di http://www.dailymotion.com/video/xb7sz_mandriva-linux-2007-3d-desktop dan http://www.dailymotion.com/usermotus/video/xqhfz_linux-en-3d-beryl , Anda akan meilhat betapa canggihnya Linux sekarang ini.
9. Komputer Linux selalu bisa difungsikan sebagai server, karena Linux dulu diciptakan dan didesain untuk server, makanya kalau kita menginstal Linux,  maka kita akan menginstal sebuah server. Jadi kita bisa belajar server secara gratis, tanpa perlu membeli server yang berlisensi.
10. Linux itu stabil dan cepat dengan spesifikasi yang sama. Linux itu lebih stabil dan cepat dibandingkan dengan sistem operasi buatan Microsoft, jadi kita gak perlu takut komputer kita tiba-tiba crash. Mengapa begitu, karena di Linux kita tidak perlu menginstal antivirus, dan segala program proteksi, yang menyebabkan resource komputer kita menjadi turun. Jadi otomatis komputer kita yang terinstal linux akan lebih cepat.
Perbandingan windows dan linux
Sekuriti dan Virus
Masalah utama yang sering terjadi di Windows adalah Virus dan Spyware. Dari perkembangan IT sampai saat ini, permasalahan ini bukan semakin mengecil, tetapi malah semakin membesar, bahkan semakin melebar. Hal ini dapat terjadi dikarenakan masih ada banyak lubang keamanan(security) di Windows itu sendiri sehingga memudahkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk bereksploitasi di dalamnya.
Linux diturunkan dari sistem operasi yang tidak asing lagi, yaitu Unix. Linux ini pun sudah dirancang sedemikian rupa sehingga memiliki tingkat sekuriti yang lebih kuat. Itu sebabnya tidak begitu banyak virus di linux dan apabila terdapat virus pun tidak dapat berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu untuk membuat kerusakan yang besar.
Spyware
Spyware merupakan suatu masalah yang sudah dikenal cukup luas dikalangan pecinta Windows dan biasanya program spyware itu mengamati, menumpulkan dan mengirimkan data Anda ke suatu server. Dalam hal yang positif, program ini digunakan untuk keperluan marekting. Namun tidak terlepas dari hal-hal yang negatif yang mempergunakan program ini untuk mencuri identitas, kartu kredit dll.
Tidak begitu banyak program spyware yang menginfeksi Linux, mengingat cara kerja yang dilakukan oleh Linux bisa dibilang lebih susah untuk ditembus.
Defrag
Di Windows, Anda mungkin sering sekali menemukan masalah dalam menurunnya kecepatan kinerja Windows. Salah satu penyebabnya adalah file-file di hardisk yang sudah tidak dapat tersusun rapi. Oleh karena itu, untuk menata file-file yang sudah tidak rapi lagi Anda disarankan untuk menggunakan program Defrag.
Beda dengan Linux, Anda tidak akan menemukan program untuk men-defrag hardisk karena Linux tidak memerlukan defragment pada hardisk dikarenakan sistem akan menangani semuanya secara otomatis. Adapun jika hardisk Anda sudah terisi hampir 99%, maka Anda akan mendapatkan masalah dalam kecepatan, disarankan Anda memiliki ruang yang cukup supaya Linux dapat menangani sistemnya dan Anda tidak perlu menemui masalah defragmentasi.

Registry


Apa itu Registry?
Registry adalah informasi database yang berada pada sistem operasi Microsoft Windows
95 keatas. Database ini menyimpan pengaturan yang kita lakukan pada komputer. Setiap kali
program dimulai dan setiap kali windows melakukan suatu operasi, registry akan mengisinya
dengan variabel yang mengatur sistem komputer. Jadi registry adalah database terpusat yang
dipakai oleh Windows dan aplikasi-aplikasi windows untuk menyimpan informasi konfigurasinya.
Informasi ini berisi sistem perangkat keras, perangkat lunak, dan aplikasi komunikasi.
Registry secara prinsip akan menyimpan dua jenis informasi yang mendasar, yaitu :
„h Global Information, informasi ini sangat penting untuk operasi dasar hardware dan
software pada komputer.
„h User Spesific Spesification, bagian ini berisi pengaturan kostumasi pemakai seperti layout
dari desktop windows dan pilihan-pilihan yang telah kita atur, baik untuk windows itu
sendiri maupun pada aplikasi windows.
Struktur Registry
Registry secara global terdiri dari 6 kategori informasi, bagian ini sering disebut dengan
nama ¡§Kunci Induk¡¨ (root keys). Kunci induk ini seperti kontainer data, setiap informasi terhubung
dengan aspek tertentu pada sistem komputer. Kunci induk dapat berisi data nilai (Value), kunci
(Key) atau anak kunci (sub key). Sebagian orang menyebut root keys dengan handle key atau
disingkat HKEY.
Registry secara global dibagi beberapa handle key yaitu :
„h HKEY_CLASSES_ROOT
„h HKEY_CURRENT_USER
„h HKEY_LOCAL_MACHINE
„h HKEY_USERS
„h HKEY_CURRENT_CONFIG
Uraian secara singkat adalah sebagai berikut :
1. HKEY_CLASSES_ROOT, bagian ini tempat dimana seluruh asosiasi file disimpan dan dimana
windows akan mencari special folder type classes. Bagian ini identik dengan bagian key
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes
2. HKEY_CURRENT_USER, bagian ini menyimpan setting individual untuk setiap user yang
memakai komputer.
3. HKEY_LOCAL_MACHINE, bagian ini menyimpan setting dari komputer yang kita pakai. Kunci
induk ini menyimpan seting global (non user spesific) yang berhubungan dengan perangkat
keras, perangkat lunak dan komunikasi.
4. HKEY_USERS, kunci induk ini menyimpan seting spesifik pemakai. Seting ini merupakan
pengaturan tertentu yang dipakai oleh seorang pemakai yang memakai komputer tersebut.
Seting ini termasuk layout desktop, pengaturan-pengaturan yang dilakukan oleh programprogram
aplikasi. Bagian HKEY_CURRENT_USER merujuk pada HKEY_USERS ini untuk
mendapatkan data pemakai aktif.
5. HKEY_CURRENT_CONFIG, bagian ini menyimpan informasi profil perangkat keras terpasang.
Meskipun tidak membuat profil hardware, bagian ini memberikan informasi default. Isinya
sama dengan HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE.
Struktur Nilai (Value)
Setiap nilai yang ada pada registry secara kasar dapat dikatakan terdiri dari dua bagian,
yaitu :
„h Nama value (value name), bagian ini dipakai sebagai identifikasi dari value.
„h Data value (value data), bagian ini dipergunakan untuk menyimpan informasi value.
Value yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam beberapa format yang berbeda :
a. String value, jenis ini menyimpan data teks, seperti informasi path dari suatu aplikasi. Ada
yang menyebut bagian ini dengan Reg_Sz.
b. Numeric (DWORD) value, jenis ini akan menyimpan data jenis angka dan dapat dimasukkan
dalam bentuk integer atau heksadesimal. Dikenal juga dengan sebutan Reg_DWORD.
c. Binary value, jenis ini dapat sembarang panjangnya dan ditampilkan dalam bentuk
heksadesimal. Disebut pula dengan Reg_Binary.
Bermain-main dengan registry windows
1. Manipulasi Desktop
- Menampilkan Icon dengan Hi-Color
Key : HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics
Nama Value : Shell Icon BPP
Jenis Data : String
Value : 16, 24, 32 [sesuai kemampuan VGA dalam kualitas warna]
- Mengubah Ukuran Icon Desktop
Key : HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\WindowMetrics
Nama Value : Shell Icon Size
Jenis Data : String
Value : 32, 64, 128 [terserah user dalam melakukan perubahan]
- Menyembunyikan Drive
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\Explorer
Nama Value : NoDrives
Jenis Data : DWORD
Value :
A: 1 B: 2 C: 4 D: 8 E: 16
F: 32 G: 64 H: 128 I: 256 J: 512
K: 1024 L: 2048 M: 4096 N: 8192 0: 16384
P: 32768 Q: 65536 R: 131072 S: 262144 T: 524288
U: 1048576 V: 2097152 W: 4194304 X: 8388608 Y: 16777276
Z: 33554432 SEMUA: 67108863
- Menyembunyikan Seluruh Icon pada Desktop
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\Explorer
Nama Value : NoDesktop
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menganti nama Recycle Bin
Key : HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID
Nama Value : {645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Jenis Data : -
Value : Klik ganda pada option (Default value) dan beri nama baru
sesuai yang diinginkan pada Value Data
Nama default shortcut penting di windows
My Network Places :{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer :{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents :{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin :{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon :{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
Masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.
- Memunculkan menu Rename di Recycle Bin
Key : HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-
00AA002F954E}
Nama Value : ShellFolder
Jenis Data : -
Value : Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value
Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.
ganti angka di Value Data dengan angka berikut ini jika ingin memunculkan
menu yang lain:
0000 50 01 00 20 > Rename
0000 60 01 00 20 > Delete
0000 70 01 00 20 > Rename & Delete
0000 41 01 00 20 > Copy
0000 42 01 00 20 > Cut
0000 43 01 00 20 > Copy & Cut
0000 44 01 00 20 > Paste
0000 45 01 00 20 > Copy & Paste
0000 46 01 00 20 > Cut & Paste
0000 47 01 00 20 > Cut, Copy & Paste
- Menambah Isi Shortcut Menu Pada Recycle Bin Dengan Menu Pilihan
Key : HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-
00AA002F954E}
Sub Key : Goto Windows Explorer
Langkah-langkah konfigurasi
1. Masuk regedit dan masuk menuju HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{645FF040-
5081-101B-9F08-00AA002F954E}\Shell
2. Klik kanan pada sub key ¡§Shell¡¨ „³ pilih New „³ pilih Key
3. Ketik GoTo Windows Explorer. Aktifkan subkey Goto Windows Explorer,
klik kanan pada subkey Shell „³ pilih New „³ pilih key dan masukkan
dengan nama Command.
4. Pada jendela sebelah kanan aplikasi regedit, akan terdapat value dengan
nama Default.
5. Rubah nilai dari value Default dengan cara klik kanan dan pilih
¡§Modify¡¨ dan masukkan data value dengan ¡§C:\WINDOWS\Explorer.exe¡¨
- Mengubah lokasi default My Documents
Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\Explorer\ DocFolderPaths
Nama Value : User name Windows
Jenis Data : String
Value : Klik ganda pada value name dan masukkan lokasi My Documents
yang baru (misal: D:\)
- Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
Key : HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop
Nama Value : AutoEndTasks
Jenis Data : String
Value : 1
2. Manipulasi Menu
- Menghilangkan Fasilitas Run
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\Explorer
Nama Value : NoRun
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghilangkan Fasilitas Shutdown
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\Explorer
Nama Value : NoClose
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghilangkan fasilitas Settings dari Start Menu
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\Explorer
Nama Value : NoSetFolders
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghapus Taskbar dari fasilitas Settings
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\Explorer
Nama Value : NoSetTaskbar
Jenis Data : DWORD
Value : 1
3. Manipulasi File
- Memakai Notepad untuk membuka File
Key : HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell
Sub key : Open
Langkah-langkah konfigurasi
1. Panggil regedit dan menuju lokasi HKEY_CLASSES_ROOT\*
2. Klik kanan pada sub key ¡§*¡¨ (asterisk) „³ pilih New „³ pilih Key
3. Ketik Shell „³ enter. Aktifkan subkey Shell, klik kanan pada subkey
Shell „³ pilih New „³ pilih key dan masukkan dengan nama Open.
4. Pada jendela sebelah kanan aplikasi regedit, akan terdapat value dengan
nama Default.
5. Rubah nilai dari value Default dengan cara klik kanan dan pilih
¡§Modify¡¨ dan masukkan data value dengan ¡§Lihat dengan &Notepad¡¨
6. Klik kanan subkey Open „³ pilih New „³ pilih Key dan masukkan dengan
nama Command.
7. Rubah nilai dari value Default dengan cara klik kanan dan pilih
¡§Modify¡¨ dan masukkan data value dengan ¡§notepad.exe %1¡¨.
8. Log Off komputer untuk melihat perubahan. Silahkan anda buka Windows
Explorer dan klik kanan pada file yang tampil. Kalau berhasil akan
muncul menu konteks dengan pilihan tambahan: Lihat dengan Notepad.
4. Manipulasi Control Panel
- Menghilangkan Akses display Settings
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\System
Nama Value : NoDispCpl
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghilangkan Tab Appearance pada Display Properties
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\System
Nama Value : NoDispAppearancePage
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghilangkan Tab Background pada Display Properties
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\System
Nama Value : NoDispBackgroundPage
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghilangkan Tab Screen Saver pada Display Properties
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\System
Nama Value : NoDispScrSavPage
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Menghilangkan Tab Settings pada Display Properties
Key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\System
Nama Value : NoDispSettingsPage
Jenis Data : DWORD
Value : 1
- Membuat Pesan saat proses Booting
Key : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\
Current Version\Policies\System
Nama Value : Legalnoticecaption (caption)
Nama Value : Legalnoticetext (Isi Pesan)
Jenis Data : String
Value : - Legalnoticecaption : sekedar Pesan
Value : - Legalnoticetext : ini pesan yang sangat penting