A. INTRODUCTION TO C++
C++ merupakan bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programming (OOP).
Sebelum melangkah lebih jauh sebaiknya kita harus tahu terlebih dahulu tentang konsep kompilasi dan eksekusi program di dalam C++ .
Preprosesor
Perintah yang diawali tanda # (pound) dan menghasilkan file yang akan dilewatkan ke dalam compiler.
Contoh :
# include
#define
#ifdef
Kompiler C++
Kompiler akan menerjemahkan kode program yang telah dilewatkan oleh preprosesor ke dalam bahasa assembly.
Assembler
Menerima keluaran dari compiler C++ dan akan membuat sebuah kode objek. Jika dalam kode program kita tidak menggunakan fungsi-fungsi yang terdapat pada library lain, maka kode objek ini akan langsung dieksekusi menjadi EXE.
link editor
Bagian ini dikerjakan jika kode program yang kita buat menggunakan fungsi-fungsi luar yang disimpan dalam suatu library lain. Link editor akan mengkombinasikan kode objek dan library yang ada untuk menjadikan sebuah file EXE.
B. STRUCTURE OF A PROGRAM
Secara umum struktur program dalam C++ adalah sebagai berikut:
deklarasi header file/preprocessor
deklarasi konstanta
deklarasi var global
deklarasi fungsi
deklarasi class
program utama (fungsi utama)
main() {
…….
……..
}
Keterangan :
- Deklarasi header file diawali dengan #include <.......> Titik-titik diisi dengan nama header file yang ingin digunakan. Header file merupakan suatu fungsi yang mendukung eksekusi instruksi tertentu dalam C++
- Deklarasi konstanta (bisa ada bisa tidak)
- Deklarasi variabel global (bisa ada bisa tidak)
- Deklarasi fungsi bisa ada bisa tidak. Fungsi juga dapat diletakkan seletah fungsi main().
- Deklarasi class (bisa ada bisa tidak)
- Fungsi utama à harus ada, diawali dengan { dan diakhiri dengan }. Didalamnya berisi instruksi-instruksi yang nantinya akan dieksekusi berikut deklarasi variabel (variabel lokal) yang diperlukan.
Contoh header file yang sering digunakan :
- iostream.h
Untuk instruksi:
cout<<”.....................”;
cin>>nama_var;
- conio.h
Untuk instruksi:
getch();
clrscr();
C++ bersifat case sensitive à membedakan huruf besar dan huruf kecil, sehingga:
- instruksi harus ditulis dalam huruf kecil
- Variabel yang ditulis dengan huruf kecil dan huruf besar berbeda.
Contoh program :
Contoh 1:
/*ini contoh pertama
Ini contoh*/
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
cout<<"Pemrograman Terstruktur";
getch();}
Contoh 2:
//ini contoh kedua
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
cout<<"Pemrograman Terstruktur";
cout<<"Program S1";
cout<<"Jurusan Sistem Informasi";
getch();
}
Contoh 3:
//ini contoh ketiga
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
cout<<"Pemrograman Terstruktur\n";
cout<<"Program S1\n";
cout<<"Jurusan Sistem Inforasi";
getch();
}
Contoh 4 :
//ini contoh keempat
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
cout<<"Pemrograman Terstruktur"<<endl;
cout<<"Program D3"<<endl;
cout<<"Jurusan Manajemen Informatika"<<endl;
getch();
}
Contoh 5 :
//ini contoh kelima
/* Pengggunaan \n
untuk mengatur tampilan */
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
cout<<"Pemrograman\n Terstruktur\n";
cout<<"\nProgram D3";
cout<<"\nJurusan \nManajemen Informatika";
getch();
}
C. VARIABEL, DATA TYPES
Variabel merupakan sarana yang digunakan untuk menyimpan data. Nama variabel (identifier) bebas, tetapi harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- tidak boleh ada spasinya
- tidak boleh mengandung operator aritmatik
- tidak boleh diawali dengan angka
- tidak boleh merupakan reserved word dalam bahasa pemrograman.
- mencerminkan data yang akan disimpan.
Tipe data
Type data digunakan untuk membatasi nilai dari suatu variabel. Nilai dari suatu variabel dibatasi karena untuk efisiensi pemakaian memori.
Macam-macam tipe data :
| Name | Description | Size* | Range* |
| char | Character or small integer. | 1byte | signed: -128 to 127 unsigned: 0 to 255 |
| short int (short) | Short Integer. | 2bytes | signed: -32768 to 32767 unsigned: 0 to 65535 |
| int | Integer. | 4bytes | signed: -2147483648 to 2147483647 unsigned: 0 to 4294967295 |
| long int (long) | Long integer. | 4bytes | signed: -2147483648 to 2147483647 unsigned: 0 to 4294967295 |
| bool | Boolean value. It can take one of two values: true or false. | 1byte | true or false |
| float | Floating point number. | 4bytes | 3.4e +/- 38 (7 digits) |
| double | Double precision floating point number. | 8bytes | 1.7e +/- 308 (15 digits) |
| long double | Long double precision floating point number. | 8bytes | 1.7e +/- 308 (15 digits) |
| wchar_t | Wide character. | 2bytes | 1 wide character |
size dan range tergantung compilernya
Deklarasi variabel
Contoh:
int a;
float b
char n_hrf;
double gaji;
char nama[20];
dsb.
Contoh lain:
int a;
int b;
int c;
pendeklarasian variable seperti ini bisa di singkat int a,b,c;
Memberi nilai variabel
1. Inisialisasi (variabel diberi nilai langsung)
Contoh 6:
//a dan c diinisialisasi
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a;
float c;
cout<<"Nilai a = ";cin>>a;
cout<<"\nNilai c = ";cin>>c;
getch();}
Contoh 7:
//a dan c diinisialisasi
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a;
float c;
a=5.7;
c=6.7;
cout<<"Nilai a = "<<a;
cout<<"\nNilai c = "<<c;
getch();
}
Inisialisasi harus sesuai dengan tipe datanya.
Contoh 8:
//cara lain untuk inisialisasi
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a=5;
float c=6;
cout<<"\nNilai a = "<<a;
cout<<"\nNilai c = "<<c;
getch();
}
Contoh 9:
//inisialisasi untuk variable yang nilainya sama
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a,b,c;
a=b=c=5;
cout<<"\nNilai a = "<<a;
cout<<"\nNilai b = "<<b;
cout<<"\nNilai c = "<<c;
getch();
}
2. Input data
Menggunakan instruksi cin>>
Contoh 10:
//input data dengan cin>>
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a;
float c;
cin>>a;
cin>>c;
cout<<"\nNilai a = "<<a;
cout<<"\nNilai c = "<<c;
getch();
}
Contoh 11:
//input dengan tambahan instruksi cout<<
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a;
float c;
cout<<"Masukkan nilai a = ";cin>>a;
cout<<"Masukkan nilai c = ";cin>>c;
cout<<"\nNilai a = "<<a;
cout<<"\nNilai c = "<<c;
getch();}
3. Proses
Cth: adanya operator aritmatik (+,-,*,/)
Contoh 12:
//penggunaan operator +
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main() {
int a,b,c;
a=6; b=7;
c=a+b;
cout<<"\nNilai a = "<<a;
cout<<"\nNilai b = "<<b;
cout<<"\nNilai c = "<<c;
getch();}
4. Variabel global dan lokal
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
float phi=3.14,r1=10;
main() {
float r, luas,hasil1;
hasil1=phi*r1*r1;
cout<<"Luas lingkaran pertama = "<<hasil1;
cout<<"\nNilai jari-jari = ";cin>>r;
luas=phi*r*r;
cout<<"\nLuas lingkaran kedua = "<<luas;
getch();}



0 komentar:
Posting Komentar