PERTEMUAN IPENGENALAN VISUAL BASIC
Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi Object (Object Oriented Programming / OOP. Pemrograman berorientasi obyek menawarkan konsep yang sederhana, dimana seorang programmer tidak dituntut untuk membuat aplikasi dengan membangun seluruh komponennya sendiri. Program aplikasi dapat dibuat dengan memanfaatkan obyek-obyek yang sudah ada.
Setiap obyek harus memiliki atribut/property dan event.
Properti/atribut : segala sesuatu yang mengidentifikasi suatu obyek. Misal : mahasiswa memiliki nama, nim, jenis kelamin.setiap obyek dalam visual basic memiliki property yang berbeda-beda, property suatu obyek dapat ditentukan pada saat design atau pada saat running.
Event :sesuatu yang akan mungkin terjadi pada suatu obyek yang dibuat.
File penyusun aplikasi Visual Basic nantinya ada:
- File Project (*.vbp)
File Project adalah file dari aplikasi yang kita bangun itu sendiri. Dalam file project ini biasanya terdiri dari beberapa file lain.
- File Interface/Form (*.frm)
File ini adalah file yang menyimpan informasi tentang bentuk form pada sebuah apllikasi. “Dalam satu file project biasa terdiri lebih dari satu file form”.
Lingkungan visual Basic
Cara masuk Visual Basic
Anda cari pada start menu
1. Tampilan pertama

Gambar Tampilan pertama Visual Basic
2. Pilih Standart EXE, Klik Open
3. Kemudian muncul seperti gambar 2.
![]() |
Gambar Tampilan jendela Visual Basic
Bagian-bagian Visual Basic
1. Form
Bagian ini disebut sebagai halaman interface, dimana anda akan melakukan desain program anda.Dibagian form ini tempat kita meletakkan komponen-komponen yang kita butuhkan dalam desain time.
2. ToolBox
Seluruh komponen/object yang digunakan diletakkan pada bagian ini. Pada tampilan standar komponen yang akan ditampilkan hanyalah komponen yang paling sering dipakai. Kita dapat menambah atau mengurangi komponen sesuai dengan yang kita butuhkan. Cara menambah:
1. Dengan menekan Ctrl + T atau
2. Pilih menu Project -> Component atau
3. Klik kanan pada toolbox kemudian pilih Component
Maka akan muncul form pilihan komponen, kemudian anda pilih komponen yang akan anda gunakan dan diakhiri dengan tombol OK.3. Properti
Jika anda ingin menyubah properti sebuah komponen anda harus aktifkan dulu komponennya.
Sebagai contoh object Command1 memiliki properti:
Name : untuk memberi nama object
Caption : untuk tampilan tulisan pada tombol
Backcolor : memberi warna background tombol
4. Project Navigator
Disini seluruh penyusun project/ aplikasi akan terlihat.
a.
Tombol
berfungsi untuk jendela editor program (kode program)
Tombol b. Tombol
untuk menuju kearah desain form.
5. 

Kode Editor


Kode EditorBerfungsi untuk menuliskan kode program, dan disinilah nantinya program dikendalikan.
Komponen yang kita susun akan berfungsi, tindakan/event apa saja yang akan dilakukan jika respon terhadap object yang bersangkutan. Disini kita menentukan event dari suatu object dan apa yang akan terjadi.
Untuk menampilkan jendela kode editor dapat dilakukan dengan cara berikut :
1) Klik menu view lalu klik Code
2) Klik ganda pada form atau obyek yang terdapat pada form
3) Klik kanan pada form lalu klik View Code
6. Form Layout
Dengan fasilitas ini kita dapat mengetahui dimanakah posisi form nantinya apabila program/project kita jalankan. Apakah ditengah, kiri atas atau dimana ?
7. Tollbar dan Menubar
|
| ||||||
| |||||||
Desain Time dan Runtime
Pada pemrograman visual ada dua waktu yang menunjukkan apa yang dapat kita lakukan saat itu pada aplikasi kita.
- Design Time
Desain time merupakan waktu disaat kita sedang merancang/membangun aplikasi kita. Menentukan bentuk dari interface, mengetik kode program, dan semua kegiatan perancangan/pembangunan kita lakukan disaat desain time.
- Run Time
Kita menjalankan atau mengeksekusi hasil dari perancangan yang sudah kita lakukan merupakan Run Time. Pada saat ini kita tidak dapat merubah kode program.
Setting properti komponen
Menyeting property kompnen bias dilakukan dengan 2 cara yaitu :
- Saat design time yaitu melalui jendela properties
- Saat run time, melalui kode program :
NamaObject.Properti = nilaiproperti
Contoh:
CmdOk.Caption = “OK”
Praktikum 1
1. Letakkan 3 option button,1 label dan 1 shape atur tampilan seperti gambar berikut :

2. Ubah property komponen sebagai berikut :
| Object | Properti | Nilai |
| Form1 | (Name) | Frmprak1 |
| | Caption | Program ubah bentuk |
| Label1 | Caption | |
| | Alignment | 2-Center |
| Shape1 | (Name ) | Shape1 |
| | fillstyle | Solid |
| | fillcolor | (bebas pilih warna) |
| Option1 | Caption | Persegi panjang |
| | Value | True |
| Option2 | Caption | Lingkaran |
| Option3 | Caption | Bujur sangkar |
3. Berikan event click untuk option1, lalu tuliskan kode berikut :
Shape1.Shape = rectangle
Label1.Caption = "Persegi panjang"
4. Jalankan program dengan salah satu cara berikut :
Ø Menekan tombol F5
Ø Menekan tombol Run pada toolbar 
Ø Menekan Menu Run-Start
5. Untuk kembali ke design tekan tombol End pada toolbar
atau tekan tombol Close pada form.
6. Simpan project di folder yang telah dibuat, dengan menekan menu File – Save project, beri nama form frmpertama.frm dan project dengan nama projectpertama.vbp.
Membuka Kembali Project Yang Pernah Dibuat
1 . Buka Microsoft Visual Basic : Start – program - Microsoft Visual basic 6.0

2 . Pilih Tab Existing,kemudian buka folder tempat penyimpanan cari file .vbp
3 . Klik Open
4 . Atau dari menu file – Open Project

Atau Melalui Windows Explorer
1.Buka windows Explorer
2.Cari folder tempat penyimpanan project, Double klik pada file .vbp
bukan yang
3.bertipe .frm
atau yang lain.
|




0 komentar:
Posting Komentar