1. Pengertian Umum:
Kondisi di mana perusahaan berada pada titik impas (tidak memiliki keuntungan maupun kerugian atau dengan kata lain kondisi dimana perusahaan memiliki keuntungan sebesar nol).
2.Syarat BEP :
Profit = TR – TC; Profit = 0 ; berarti :
0 = TR – TC; à BEP tercapai saat TR = TC.
TR = P.Q ; TC = FC + AVC . Q ;
P . Q = FC + AVC . Q ;
P . Q - AVC . Q = FC
Q ( P - AVC ) = FC
Q = FC / ( P – AVC )
3. BEP: bisa dicari dalam unit (Q) dan bisa dalam Rp (Nilai uangnya; bisa melalui TR = TC)
CONTOH:
1.Diketahui:
FC = Rp 50.000.000,- ; AVC = Rp 15.000,- ; P = Rp 25.000,-
BEP, dalam unit:
Q = 50.000.000/ (25.000 – 15.000)
Q = 50.000.000/ 10.000
Q = 5000 unit.
BEP, dalam Rupiah:
TR = P. Q
TR = 25.000 . 5000
TR = 125.000.000,-
2. Kasus ini bisa diselesaikan dengan POM, modul Breakeven/Cost Volume Analysis dan Sub Modul Breakeven Analysis Cost vs Revenue



0 komentar:
Posting Komentar